Dibaca: 321 kali
Serang – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mendampingi Fakultas Hukum (FH) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kegiatan Surveillance Audit ISO 21001:2018. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mengimplementasikan Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) yang berstandar internasional. Kamis (5/3/2026)
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Prof. Dr.-Ing. Ir. Asep Ridwan, ST., MT., IPU. Peserta yang hadir Dekan Fakultas Hukum Ferry Fathurokhman, S.H., M.H., Ph.D., beserta jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan Fakultas Hukum, Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum Merdeka Dan Pembelajaran Vokasi LPMPP UNTIRTA Prof. Dr. Yudi Juniardi, S.Pd., M.Pd., Kehadiran tim LPMPP dinilai krusial untuk memastikan kesesuaian implementasi sistem manajemen mutu dengan standar yang telah ditetapkan.
Proses audit dilaksanakan oleh PT Evodia Global Sertifikasi (EGS) dengan M. Hatta Adam bertindak sebagai Ketua Tim Audit. Audit ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan SMOP, yang mencakup beberapa aspek utama, diantaranya :
- Kesesuaian Standar : Verifikasi bukti terhadap seluruh persyaratan SNI ISO 21001:2018.
- Kinerja Manajemen : Pemantauan dan pelaporan kinerja terhadap target utama organisasi.
- Pengendalian Operasional : Peninjauan proses organisasi pendidikan, audit internal, serta tinjauan manajemen.
Pada lingkup pemeriksaan audit dilaksanakan 2 (dua) hari pada tanggal 5 – 6 Maret 2026 di Ruang Seminar Lantai 1 Fakultas Hukum Kampus Sindangsari dengan ruang lingkup mencakup Fakultas Hukum, Program Studi S1. Agenda audit dibagi ke dalam beberapa sesi intensif :
- Hari Pertama (5 Maret 2026) : Diawali dengan pembukaan dan pemaparan rencana audit di Dekanat FH. Pemeriksaan berfokus pada kepemimpinan SMOP, evaluasi kinerja, serta verifikasi tindak lanjut temuan audit sebelumnya. Selain itu, dilakukan audit pada Program Studi S-1 Hukum terkait kurikulum, perwalian, dan yudisium, serta observasi fasilitas Laboratorium Hukum.
- Hari Kedua (6 Maret 2026) : Pemeriksaan difokuskan pada bagian Administrasi Akademik dan Administrasi Kepegawaian untuk meninjau layanan serta kompetensi pegawai. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyampaian temuan audit kepada seluruh fungsi terkait.
Surveillance audit ini merupakan siklus tahunan yang wajib dijalankan oleh organisasi pendidikan yang telah tersertifikasi. Melalui evaluasi ini, Fakultas Hukum Untirta berupaya memastikan bahwa visi, misi, dan kebijakan organisasi pendidikan tetap selaras dengan kebutuhan peserta didik dan pihak berkepentingan lainnya.
Dengan terlaksananya audit ini, diharapkan Fakultas Hukum Untirta dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional.










