Lembaga Pengembangan Mutu dan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainer (ToT) Pengisian U-OBE yang dipandu langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum Merdeka Dan Pembelajaran Vokasi Prof. Dr. Yudi Juniardi, M.Pd dan Kepala Pusat Pengembangan Proses Pembelajaran dan Inovasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Prof. Dr. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa, M.Si. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas pengelola akademik dalam memahami dan mengimplementasikan pengisian U-OBE secara tepat, sistematis, dan selaras dengan prinsip Outcome Based Education (OBE). (Serang, 30 Januari 2026).
Kegiatan ToT ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif dan aplikatif terkait mekanisme pengisian U-OBE sebagai instrumen utama dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran. U-OBE diposisikan sebagai perangkat strategis untuk memastikan keterkaitan yang utuh antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), struktur kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta sistem asesmen yang terukur dan terdokumentasi.
Pada kegiatan Training of Trainer (ToT) Pengisian U-OBE ini dihadiri oleh Kepala LPMPP UNTIRTA, Prof. Dr. Ir. Wahyu Susihono, S.T., M.T., didampingi Sekretaris LPMPP, Prof. Dr. Helmi Yazid, S.E., M.Si., para Kepala Pusat di lingkungan LPMPP serta koordinator GPMPP dilingkungan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Melalui skema Training of Trainer, peserta diharapkan mampu mentransfer pemahaman dan keterampilan pengisian U-OBE secara seragam, sehingga implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan Untirta dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.
Dalam paparan, Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum Merdeka Dan Pembelajaran Vokasi Prof. Dr. Yudi Juniardi, M.Pd dan Kepala Pusat Pengembangan Proses Pembelajaran dan Inovasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Prof. Dr. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa, M.Si. menegaskan bahwa pengisian U-OBE harus merepresentasikan constructive alignment kurikulum secara utuh. Setiap isian tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi sebagai bukti akademik bahwa proses pembelajaran telah dirancang dan dievaluasi untuk menjamin ketercapaian kompetensi lulusan. Oleh karena itu, ketepatan pemetaan CPL ke dalam CPMK serta konsistensi keterkaitan dengan metode pembelajaran dan evaluasi menjadi fokus utama dalam pelatihan ini.
Secara teknis, ToT membahas secara rinci tahapan pengisian U-OBE, mulai dari pemetaan CPL terhadap standar nasional pendidikan tinggi, penurunan CPL ke CPMK dan Sub-CPMK, hingga pengaitan CPMK dengan metode pembelajaran dan instrumen asesmen yang terukur. Peserta juga diberikan penjelasan mengenai kesalahan umum dalam pengisian U-OBE serta strategi perbaikan untuk memastikan validitas dan keterlacakan dokumen kurikulum.
Melalui pelaksanaan ToT Pengisian U-OBE ini, LPMPP Untirta menegaskan komitmennya dalam menstandarkan implementasi kurikulum berbasis OBE serta memperkuat integrasi U-OBE dengan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam peningkatan mutu pembelajaran, kesiapan akreditasi, serta penguatan daya saing lulusan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.










