Dibaca: 30 kali
Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan Kegiatan Pendampingan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi S2 Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai langkah strategis dalam memastikan kesiapan akademik dan kelembagaan menghadapi proses akreditasi eksternal. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan substansi akademik, konsistensi dokumen akreditasi, serta kesiapan implementasi tata kelola program studi yang berbasis mutu. (Serang, 5 Februari 2026).
Dalam pelaksanaan Asesmen Lapangan, kehadiran tim asesor menjadi elemen sentral dalam memastikan objektivitas dan kualitas proses penilaian akreditasi. Tim asesor yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yaitu Prof. Dr. Bhayu Rhama, ST., MBA., PhD. dari Universitas Palangka Raya dan Dr. Denok Kurniasih, M.Si. dari Universitas Jendral Soedirman. Penugasan asesor oleh BAN-PT menjalankan fungsi evaluatif secara menyeluruh melalui verifikasi dan klarifikasi dokumen akreditasi, sekaligus mencermati implementasi nyata penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi di Program Studi S2 Magister Administrasi Publik. Penilaian dilakukan tidak hanya pada kelengkapan administratif, tetapi pada konsistensi antara perencanaan akademik dan praktik pembelajaran yang berlangsung dan profesionalitas dalam proses akreditasi.
Kegiatan Asesmen Lapangan Program Studi S2 Magister Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dibuka langsung secara resmi oleh Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, S.T., М.Т. “beliau menegaskan bahwa asesmen lapangan tidak hanya dimaknai sebagai proses administratif, melainkan sebagai wujud komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan serta penekanan fundamental terkait esensi penjaminan mutu eksternal di lingkungan universitas. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa setiap proses asesmen lapangan yang dilakukan oleh lembaga akreditasi harus dipandang sebagai instrumen strategis untuk memotret realitas kualitas institusi secara objektif”
Pada kegiatan ini turut hadir juga Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Rusmana, Ir., M.P., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Agus Sjafari, S.Sos., M.Si., Kepala LPMPP Prof. Dr. Ir. Wahyu Susihono, ST.,MT.,IPM.,ASEAN Eng., Sekretaris LPMPP Prof. Dr. Helmi Yazid, SE., M.Si., Ak., CA., CMA., CPA., ASEAN CPA., para Kepala Pusat di lingkungan LPMPP.
Selain itu, hadir Dekan FISIP Leo Agustino, Ph.D., Wakil Dekan I Dr. Nurprapti Wahyu Widyastuti, M.Si., Wakil Dekan II Listyaningsih, S.Sos., M.Si., serta Wakil Dekan III Ika Arinia Indriyany, S.I.P., M.A beserta jajarannya. Pada sambutan Dekan FISIP memaparkan bahawa “Asesmen lapangan ini sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat rekognisi dan kualitas akademik, Program Studi Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan proses Asesmen Lapangan (AL). Kegiatan ini merupakan tahapan krusial dalam siklus penjaminan mutu eksternal untuk memastikan standar pendidikan yang diselenggarakan telah memenuhi parameter nasional yang ditetapkan”
Secara substantif, asesor menelaah keterpaduan antara visi keilmuan program studi, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), serta ketercapaian capaian pembelajaran lulusan. Proses ini diperkuat melalui dialog akademik dengan pimpinan, dosen, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai mutu pengelolaan program studi. Pendekatan tersebut memungkinkan asesor menilai efektivitas tata kelola, kualitas proses pembelajaran, serta relevansi kompetensi lulusan secara komprehensif.
Secara akademik, kegiatan pendampingan mencakup telaah komprehensif terhadap dokumen utama akreditasi, termasuk struktur kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), strategi pembelajaran, dan sistem evaluasi hasil belajar mahasiswa. Pendampingan juga menekankan pentingnya constructive alignment antara profil lulusan, kompetensi yang ditargetkan, dan implementasi pembelajaran sebagai bukti keberhasilan penerapan OBE.
Selain aspek dokumen, pendampingan diarahkan pada simulasi kesiapan sivitas akademika dalam menghadapi proses klarifikasi dan konfirmasi oleh asesor. Hal ini meliputi kesiapan pimpinan fakultas dan program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan dalam menyampaikan informasi akademik secara objektif dan berbasis data.
Kegiatan ini juga menyoroti implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Program Studi S2 Magister Administrasi Publik, khususnya keterlaksanaan siklus PPEPP sebagai dasar peningkatan mutu berkelanjutan. Pendampingan memastikan bahwa seluruh eviden akademik tidak hanya tersedia secara administratif, tetapi benar-benar mencerminkan praktik pengelolaan program studi yang efektif dan akuntabel.
Melalui kegiatan pendampingan Asesmen Lapangan ini, LPMPP Untirta menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas akademik Program Studi S2 Magister Administrasi Publik. Pendampingan diharapkan mampu mengoptimalkan kesiapan program studi dalam proses asesmen, sekaligus menjadi sarana refleksi institusional untuk penguatan mutu dan daya saing akademik secara berkelanjutan.










